SOLUSI SAKIT MAAG

Blog pengalaman sembuh sakit maag kronis | obat alami sakit maag | makanan sakit maag | cara sembuh sakit maag | pantangan sakit maag

http://solusi-sakit-maag.blogspot.com/2014/07/resensi-buku-rahasia-sembuh-sakit-maag.html

Kanker Perut di Jepang Sepuluh Kali Lipat daripada di Amerika


Pengantar NiniekSS :
Mengapa Kanker Perut di Jepang Sepuluh Kali Lipat daripada di Amerika ? Sedangkan Jepang termasuk bangsa yang sangat selektif dalam memilih makanan, dan pengetahuannya akan kesehatan termasuk melebihi bangsa-bangsa lain di dunia. Bahkan hampir semua produk-produk kesehatan yang berasal dari Jepang adalah produk yang sangat berkualitas, dan masyarakat Jepang sendiripun terkenal dengan bangsa yang memelihara budaya, termasuk menjunjung tinggi makanan alami yang belum diolah.

Sebagai orang yang dilahirkan di Jepang dan kebetulan dikemudian hari menjadi pakar usus paling terkemuka didunia, maka dalam bagian bukunya "The Miracle Of Enzyme", Dr.Hiromi menyoroti hal itu sebagai berikut :
===================================================================

Akibat tekanan sejarah dan kebudayaan Amerika yang mengonsumsi daging, karakteristik usus bangsa Amerika pada umumnya tetap lebih buruk daripada bangsa Jepang. Namun, lambung kebanyakan orang Jepang sesungguhnya jauh lebih buruk daripada lambung orang Amerika.

Setelah memeriksa banyak lambung orang-orang Amerika maupun Jepang, saya menemukan bahwa orang-orang Jepang dua puluh kali lebih mungkin menderita gastritis atrofi, yaitu suatu kondisi mukosa lambung menjadi tipis. Terlebih lagi karena gastritis atrofi meningkatkan kemungkinan timbulnya kanker lambung, angka kanker lambung di Jepang menjadi sepuluh kali lebih tinggi daripada di Amerika.

Baik di Amerika maupun di Jepang, saat ini obesitas merupakan masalah besar. Namun, tidak banyak orang Jepang yang segendut rekan Amerika mereka. Kenyataannya, orang Jepang tidak mampu menjadi segendut itu. Anda bahkan dapat melihat hal ini dalam gulat sumo, yang tugas seorang pegulat sumo adalah menambah berat badan. Tidak ada pegulat sumo Jepang yang memiliki tubuh seperti Konishiki (seorang pegulat sumo Amerika yang lahir di Hawai, yang memiliki berat badan lebih dari 270 kg dan naik ke peringkat kedua tertinggi ozeki dalam sumo Jepang).

Orang Jepang tidak dapat menjadi segendut orang-orang Amerika karena sebelum mencapai titik itu, orang Jepang menderita masalah pencernaan, yang mencegah mereka makan lebih banyak. Dengan kata lain, alasan orang Amerika bisa menjadi jauh lebih besar daripada orang Jepang adalah karena sistem pencernaan mereka lebih kuat.

Saat memeriksa perut-perut dengan menggunakan endoskop, saya menemukan perbedaan yang cukup besar antara orang Jepang dan orang Amerika dalam hal bagaimana mereka merasakan gejala-gejala mereka. Saat memeriksa orang-orang Jepang, walaupun kondisinya mungkin tidak terlalu serius, mereka mengeluhkan rasa sakit di lambung, merasa sangat tidak nyaman, dan heartburn (rasa panas dan nyeri di ulu hati).

Menariknya, saya menemukan bahwa orang-orang Amerika, bahkan ketika mukosa lambung atau kerongkongan mereka meradang hebat, jarang mengeluh sebanyak orang-orang Jepang mengenai heartburn ataupun masalah-masalah lain.

Satu alasan perbedaan seperti ini terjadi adalah banyaknya vitamin A yang ditemukan dalam makanan Amerika. Vitamin A melindungi tidak hanya mukosa lambung, tetapi juga semua selaput mukus, seperti yang terdapat di mata dan batang tenggorokan.

Minyak banyak mengandung vitamin A. Memang dapat dikatakan bahwa menu makan Jepang telah menjadi lebih kebarat-baratan, tetapi volume makanan seperti minyak, mentega, dan telur yang dikonsumsi oleh bangsa Jepang jauh lebih rendah daripada yang dikonsumsi oleh bangsa Amerika.

Jika Anda memikirkan kesehatan seluruh tubuh Anda, jenis-jenis makanan seperti ini memang tidak baik bagi Anda. Akan tetapi, jika Anda memikirkannya hanya dari segi melindungi selaput-selaput mukus di seluruh tubuh, makanan-makanan itu memang memiliki beberapa efek positif.

Satu kemungkinan lain mengenai mengapa bangsa Amerika memiliki sistem pencernaan yang lebih kuat adalah jumlah enzim pencernaan yang dikandung oleh tubuh mereka. Enzim pencernaan menguraikan makanan dan membantu tubuh menyerap nutrisi.

Banyaknya enzim pencernaan yang tersedia menentukan dicerna dan diserapnya makanan. Pencernaan dan penyerapan bergerak maju selangkah demi selangkah, sementara berbagai enzim pencernaan dikeluarkan dalam setiap tahap pencernaan. Tahap-tahap ini dimulai dengan air liur dan bergerak menuju lambung, usus dua belas jari, pankreas, dan usus halus.

Dalam situasi ini, jika setiap organ tubuh menyelesaikan cukup banyak enzim pencernaan, pencernaan dan absorsi akan berjalan dengan lancar. Namun, jika enzim pencernaan yang disediakan tidak cukup banyak, ini akan menyebabkan masalah pencernaan dan meletakkan beban yang lebih berat pada sisa organ yang lain.

Alasan banyak orang Jepang yang mudah merasakan gejala-gejala seperti sakit perut dan ketidak nyamanan, walaupun keadaan perut mereka mungkin tidak buruk, adalah sedari awal mereka memiliki jumlah ezim pencernaan yang lebih sedikit daripada yang dimiliki orang-orang Amerika.

Terlebih lagi, orang-orang Jepang cenderung segera meminum obat sakit perut ketika keadaan perut mereka memburuk, sementara banyak orang Amerika yang tidak melakukannya. Yang diminum oleh orang-orang Amerika adalah suplemen enzim pencernaan.

Suplemen-suplemen ini tidak dijual di pasar Jepang, dan hanya tersedia sesuai resep jika dokter menganggapnya perlu. Di Amerika, enzim pencernaan adalah suplemen yang sangat populer. Suplemen-suplemen ini dapat dibeli di toko-toko makanan kesehatan dan supermarket.

Kenyataannya, menelan obat-obatan untuk menekan sekresi asam lambung justru mempercepat rusaknya lapisan-lambung. Antasida dan obat-obatan lambung yang sangat populer, seperti kombinasi blokade H2 dan penghambat pompa-proton, dipromosikan sangat efektif untuk menekan sekresi asam lambung.

Namun, jika asam lambung dihambat dengan menggunakan obat-obatan, mukosa lambung menyusut, dan hasilnya adalah yang telah saya bahas sebelumnya; yaitu, berlanjutnya penyusutan mukosa lambung, dan kondisi ini dapat menyebabkan berkembangnya kanker lambung.

Jika Anda merasakan sakit atau ketidaknyamanan pada lambung, beri tahu dokter kondisi fisik Anda persisnya dan kemudian mintalah ia menuliskan resep suplemen enzim yang sesuai dengan gejala-gejala yang Anda rasakan. Atau, belilah suplemen-suplemen itu di toko makanan kesehatan, dengan membaca labelnya dengan teliti.

Dengan mengonsumsi suplemen enzim pencernaan, kondisi lambung Anda akan benar-benar terasa membaik.

Disalin Oleh : NiniekSS
Dari Buku Dr.Hiromi Sinya :"The Miracle Of Enzyme"
Labels: The Miracle Of Enzyme

Thanks for reading Kanker Perut di Jepang Sepuluh Kali Lipat daripada di Amerika. Please share...!

0 Komentar untuk "Kanker Perut di Jepang Sepuluh Kali Lipat daripada di Amerika"

Back To Top