SOLUSI SAKIT MAAG

Blog pengalaman sembuh sakit maag kronis | obat alami sakit maag | makanan sakit maag | cara sembuh sakit maag | pantangan sakit maag

http://solusi-sakit-maag.blogspot.com/2014/07/resensi-buku-rahasia-sembuh-sakit-maag.html

Enzim Dan Kesehatan, Mitos Dan Fakta


Pengantar NiniekSS :

Enzim Dan Kesehatan Mitos Dan Fakta, bagian dari The Miracle Of Enzyme karya Dr.Hiromi Sinya seorang ahli usus terkemuka didunia, memang benar.

Sebagian dari banyak orang masih menganggap bahwa enzyme adalah sesuatu yang sangat mendasar bagi kesehatan tubuh adalah mitos. Namun para pakar kesehatan Jepang, Amerika, Cina dan negara-negara besar yang lain sudah lebih mempercayai bahwa enzyme merupakan faktor penentu bagi kesehatan manusia.

Ikutilah bagian demi bagian dari Buku Dr.Hiromi Sinya :"The Miracle Of Enzyme" yang saya salin di blog saya ini, Anda akan tercengang dibuatnya, antara percaya dan tidak percaya, silahkan untuk menyimaknya :

==================================================  

EMPAT puluh tahun telah berlalu, sejak saya menjadi seorang spesialis endoskopi gastrointestmal ( lambung dan usus ). Sepanjang masa itu, saya bekerja sama dengan pasien-pasien saya untuk menemukan cara menjalani hidup yang sehat.

Sebagai seorang dokter, saya sangat yakin bahwa bagaimanapun kerasnya usaha seorang dokter, dia tidak akan dapat mempertahankan kesehatan seorang pasien dalam jangka panjang hanya dengan melakukan pemeriksaan dan mengobati penyakit.

Kesehatan jangka panjang hasil dari tingkah laku dan kebiasaan-kebiasaan yang sehat. Memperbaiki gaya hidup sehari-hari jauh lebih penting daripada mengandalkan keampuhan operasi atau obat-obatan.

Diet dan Gaya Hidup Keajaiban Enzim yang diperkenalkan dalam buku ini mampu melaporkan hasil klinis tingkat muncul kembalinya kanker sebesar O%.Akan saya ulangi lagi : Tidak satu pun pasien saya pernah menderita kanker lagi. Mengapa? Karena para pasien kanker saya menanggapi kondisi kesehatan mereka dengan serius, mereka memiliki keyakinan penuh dalam mendukung tubuh mereka untuk sembuh dan menjalankan diet gaya hidup sehat saya setiap harinya.

Gaya hidup sehat inilah yang akan saya ajarkan kepada Anda dalam buku ini : ini adalah sekumpulan kebiasaan baru yang mudah dan akan membuat Anda dapat menikmati kesehatan prima yang vital hingga usia yang sangat lanjut.

Dengan dibekali ilmu dari lembaran-lembaran ini, segalanya kembali kepada Anda untuk memilih sakit atau sehat. 

Pada masa lalu, orang-orang berpikir bahwa penyakit hanya dapat dan memang sudah seharusnya disembuhkan oleh dokter dan obat-obatan. Pasien bersikap pasif, dan hanya menerima instruksi dari dokter dan obat-obatan yang diresepkan untuk mereka. Namun, kita sekarang hidup dalam era saat kita semua harus ikut bertanggung jawab atas kesehatan kita sendiri.

Kita semua berharap tidak akan pernah jatuh sakit—atau, kalaupun jatuh sakit, kita memiliki keinginan kuat untuk dapat cepat sembuh. Anda mungkin berpikir bahwa hal ini tidak mungkin terjadi, tetapi saya dapat meyakinkan Anda bahwa ini mungkin.

Dalam buku ini, saya mengajukan sebuah cara hidup yang akan mengizinkan Anda menjalani masa hidup alami Anda tanpa pernah jatuh sakit lagi. Tentu saja, untuk dapat melakukan hal ini, mungkin Anda perlu mengubah total kebiasaan-kebiasaan makan dan gaya hidup yang Anda miliki hingga saat ini. Janganlah biarkan tuntutan terhadap gaya hidup ini menyebabkan Anda berpikir untuk melewatkan saran-saran saya.

Lanjutkanlah membaca dengan pikiran terbuka. 
Saya percaya benar bahwa pada saat selesai membaca buku ini Anda akan terilhami untuk melakukan beberapa perubahan. Ketika seseorang jatuh sakit, kita sering melihat mereka berkeluh-kesah tentang mengapa mereka menjadi jatuh sakit bukanlah hukuman yang dijatuhkan oleh Tuhan. Dalam sebagian besar kejadian, penyakit tidak ditentukan oleh genetika._ Malahan, hampir semua penyakit adalah akibat dari kebiasaan-kebiasaan setiap orang yang telah terakumulasi selama beberapa waktu.

Menjadi Seseorang Berusia 100 Tahun yang Sehat
Apakah Anda menganggap diri Anda seorang yang sehat? Tidak banyak orang yang dapat menjawab pertanyaan ini dengan "ya" seutuhnya. Tidak banyak, menurut dugaan saya, karena tidak sakit tidaklah sama dengan sehat. Dalam ilmu kedokteran Timur, terdapat sebuah istilah "penyakit dorman". lstilah ini menggambarkan kondisi seseorang belum jatuh sakit, tetapi juga tidak sepenuhnya sehat. Dengan kata lain kondisi tersebut adalah kondisi seseorang berada satu     langkah lagi sebelum jatuh sakit.

Banyak orang Amerika saat ini yang sebenarnya berada dalam kondisi itu. Bahkan orang-orang yang menganggap diri mereka sehat sering terganggu oleh masalah-masalah seperti konstipasi kronis atau diare, insomnia, serta leher dan bahu yang kaku. Gejala-gejala ini adalah sinyal SOS yang dikirimkan oleh tubuh Anda. Dan jika Anda menganggap enteng hal-hal itu dengan mengatakan "keadaan ini normal bagi saya" atau "saya memang biasa seperti ini". Anda mengambil risiko menyebabkan kondisi ini berkembang menjadi suatu penyakit serius.

Usia harapan hidup rata-tata di Amerika meningkat secara dramatis, dari 47 tahun pada tahun 1900 menjadi hampir 78 pada 2006. Oleh karena umat manusia memiliki minat bersama agar semua orang dapat hidup lebih lama, dapat dikatakan bahwa hal ini ; suatu perubahan yang sangat positif. Namun, tingkat harapan hidup rata-rata tidak seharusnya membuat kita puas karena angka itu tidak mencerminkan kesehatan sejati. Contohnya, seseorang berusia 100 tahun yang menjalani hidup sehat dan seseorang berusia 100 tahun yang sakit dan hanya tergeletak di tempat tidur, tidak dapat dianggap sama dalam penghitungan harapan hidup rata-rata.

Jika tidak sehat, Anda tidak dapat memanfaatkan bagian penutup hidup panjang Anda.
Sangat sedikit orang yang menginginkan umur panjang jika mereka hanya bisa tergeletak di tempat tidur dan menderita. Hanya jika mereka sehatlah kebanyakan orang benar-benar ingin berumur panjang. Cobalah mengingat penampilan seorang saudara atau seseorang yang dekat dengan Anda yang sudah tua. Dengan melihat kondisi kesehatan orang tersebut, apakah Anda akan merasa puas berada dalam keadaan yang sama seperti itu ketika Anda mencapai usia mereka? Sayangnya, sebagian besar orang akan menjawab "tidak".

Saat menjadi semakin tua, bahkan tubuh seseorang yang sehat pun akan memburuk. Namun, jatuh sakit dan membiarkan tubuh Anda mengalami kemunduran alami adalah dua hal yang sama sekali berbeda. Ibu saya, yang telah menjalani diet gaya hidup ini selama bertahun-tahun, kini sehat dan aktif dalam usia 96.

Apakah yang menyebabkan para lansia jatuh sakit?
Perbedaan antara seseoranq berusia 100 tahun yang sehat dan yang tergeletak di tempat tidur bukanlah perbedaan usia. Perbedaannya ada dalam kebiasaan makan dan kebiasaan hidup yang terakumulasi selama satu abad itu.

Pendeknya, apakah seseorang sehat atau tidak, bergantung pada apa yang dimakan oleh orang tersebut dan bagaimana orang itu hidup sehari-hari. Yang menentukan keadaan kesehatan seseorang adalah akumulasi harian hal-hal seperti makanan, air, olahraga, tidur, kerja, dan stres Jika memang ini halnya, pertanyaannya adalah gaya hidup seperti apakah yang harus kita jalani agar dapat hidup panjang dan sehat?
   
Industri kesehatan dan kebugaran masa kini memiliki pasar yang luas, dengan produk-produk kesehatan yang membanjiri rak-rak toko. Banyak orang yang membeli suplemen makanan kesehatan karena tabelnya mengatakan bahwa sebuah produk akan mengatasi masalah-masalah kesehatan mereka jika saja mereka meminum atau menelan suplemen tersebut setiap hari. Ditambah lagi, saat iklan-iklan televisi atau majalah mengatakan kepada Anda bahwa "produk xx baik untuk tubuh Anda", seringnya produk itu akan banyak terjual keesokan harinya.

Pendeknya, berarti sebagian besar orang tidak sungguh-sungguh mengerti apa yang benar-benar baik bagi tubuh mereka dan karena itu mudah termanipulasi oleh media.

Miskonsepsi mengenai Makanan yang Banyak Dipromosikan Apakah ada sesuatu yang Anda perhatikan secara khusus ketika Anda berusaha untuk menjaga kesehatan? Apakah Anda sangat disiplin dalam berolahraga secara teratur, makan dengan baik serta minum suplemen dan obat-obatan herbal?

Tujuan saya bukanlah mengkritik kebiasaan makan dan gaya hidup Anda saat ini. Saya sangat menyarankan, setidaknya sekali dalam sehari, Anda memeriksa kondisi kesehatan Anda sendiri dan mempertimbangkan apakah kebiasaan-kebiasaan dan gaya hidup Anda itu benar-benar efektif dalam menjaga kesehatan Anda.
  • Konsumsilah yoghurt setiap hari untuk meningkatkan fungsi pencernaan.
  • Minumlah susu setiap hari untuk menghindari kekurangan kalsium.
  • Penuhilah kebutuhan vitamin harian dengan suplemen dan bukan dengan buah karena buah mengandung banyak karbohidrat dan kalori.
  • Berpantanglah mengonsumsi karbohidrat seperti nasi dan roti untuk menghindari bertambahnya berat badan.
  • Berusahalah untuk mempertahankan asupan tinggi protein.
  • Dapatkan cairan dengan meminum teh hijau jepang, yang kaya antioksidan.
  • Rebuslah air ledeng sebelum meminumnya untuk menyingkirkan sisa-sisa klorin.
Saya mengatakan hal ini karena banyak produk yang pada umumnya dianggap "baik untuk Anda" sebenarnya mengandung hal yang dapat merusak tubuh Anda.

Dalam kenyataannya, saya belum pernah menemui satu orang pun yang mengonsumsi yoghurt setiap hari dan masih memiliki kesehatan usus yang baik.

Banyak orang Amerika yang minum susu setiap hari dan mengonsumsi produk-produk susu sejak kanak-kanak, tetapi banyak dari orang-orang yang sama menderita osteoporosis, yang seharusnya dicegah oleh kalsium yang terkandung dalam susu.

Sebagai seorang dokter berkebangsaan Jepang-Amerika, saya merawat pasien-pasien di Tokyo selama beberapa bulan setiap tahunnya. Saya menemukan bahwa orang-orang Jepang yang meminum teh kaya antioksidan secara teratur juga memiliki karakteristik lambung yang sangat buruk.

Para penganjur teh, contohnya, yang meminum banyak    sekali teh hijau sehagai bagian dari pekerjaan mereka, sering menderita penyakit yang disebut gastritis atrofi, yang merupakan awal kanker lambung. 
 
Ingatlah apa yang telah dikatakan oleh lebih dari 300.000 pengamatan klinis kepada saya : Seseorang dengan fungsi pencernaan yang buruk bukanlah orang yang sehat. Dipandang dari sisi ini, mengapa hal-hal yang merusak lambung dan usus Anda secara luas dianggap baik bagi kesehatan? Sebagian besar karena orang-orang cenderung hanya melihat satu aspek, atau satu efek, makanan atau minuman tersebut, dan bukan keseluruhan gambarnya.

Ambillah contoh teh hijau. Tidak dapat disangkal lagi bahwa teh hijau, yang mengandung banyak antioksidan, dapat membunuh bakteri dan memiliki efek antioksidan yang positif. Sebagai akibatnya, terdapat suatu kepercayaan yang menyebar luas bahwa mengonsumsi banyak teh hijau jepang akan memperpanjang hidup Anda dan mungkin dapat membantu mencegah kanker. Namun, sudah lama saya merasa sangsi terhadap “mitos antioksidan" ini. Dan memang, data klinis saya menyangkal kepercayaan umum ini. Dengan meneliti pasien-pasien, saya menemukan bahwa orang-orang yang minum banyak teh hijau menderita masalah lambung.

Memang benar bahwa antioksidan yang ditemukan dalam teh adalah antioksidan berjenis polifenol, yang mencegah atau menetralisasi efek radikal bebas yang merusak. Namun, jika beberapa antioksidan tersebut menyatu, mereka menjadi sesuatu yang disebut tanin. Tanin menyebabkan beberapa tumbuhan dan buah-buahan memiliki rasa sepat. Rasa "pahit" dalam buah kesemek yang pahit misalnya, disebabkan oleh tanin. Tanin mudah teroksidasi, maka, bergantung pada banyaknya zat itu terkena air panas atau udara, dengan mudah ia dapat berubah menjadi asam tanat. Terlebih lagi, asam tanat berfungsi membekukan protein. Teori saya adalah bahwa teh yang mengandung asam tanat memiliki efek negatif pada mukosa lambung-yaitu selaput lendir yang melapisi lambung -sehingga menyebabkan orang tersebut menderita berbagai masalah lambung, seperti tukak lambung.

Kenyataannya, ketika saya menggunakan endoskop untuk memeriksa lambung mereka yang secara teratur meminum teh (teh hijau, teh cina, teh hitam inggris) atau kopi yang mengandung banyak asam tanat, biasanya saya menemukan mukosa lambung mereka telah menipis akibat perubahan atrofi.

Lapisan lambung yang begitu penting itu menyusut begitu saja.
Sebuah fakta yang sudah banyak diketahui : perubahan atrofi yang kronis atau mag kronis dapat dengan mudah berkembang menjadi kanker lambung.

Saya bukanlah satu-satunya tenaga medis profesional yang menemukan efek-efek buruk minum kopi dan teh. Dalam Konferensi Kanker Jepang pada September 2003. Profesor Masayuki Kawanishi dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Mie mengajukan sebuah laporan yang menyatakan bahwa antioksidan dapat merusak DNA.

Terlebih lagi, banyak jenis teh yang dijual di supermaket kini menggunakan zat-zat kimia pertanian dalam proses penanamannya. Jika Anda mempertimbangkan efek asam tanat, sisa-sisa zat kimia pertanian, dan kafein digabung menjadi satu, Anda tahu mengapa saya sangat menyarankan untuk meminum air putih daripada teh.

Namun, bagi Anda yang menyukai teh dan tidak dapat berhenti meminumnya, saya menganjurkan Anda menggunakan daun teh yang ditanam secara organik, meminumnya setelah makan, dan bukan dengan perut kosong untuk menghindari tekanan berlebih pada lapisan lambung Anda, serta membatasinya menjadi sekitar 2-3 cangkir saja per hari.

Banyak orang yang terjerumus dalam kepercayaan-kepercayaan umum mengenai kesehatan mereka yang salah karena ilmu kedokteran masa kini tidak memperhatikan tubuh manusia secara keseluruhan.

Selama  bertahun-tahun ada suatu kecenderangan bagi para dokter untuk melakukan spesialisasi, melihat dan mengobati hanya satu bagian dari tubuh.

Kita tidak dapat melihat hutan dari pohon-pohonnya. Segalanya dalam tubuh manusia saling berhubungan. Hanya karena sebuah komponen yang ditemukan dalam makanan membantu satu bagian tubuh untuk berfungsi    dengan baik, tidak berarti bahwa komponen tersebut baik bagi seluruh tubuh.

Saat memilih makanan dan minuman, pertimbangkanlah semuanya secara keseluruhan.
Anda tidak dapat memutuskan apakah suatu makanan baik atau buruk hanya dengan melihat dari satu bahan yang terkandung dalam makanan tersebut.

Disalin Oleh : NiniekSS
Dari Buku Dr.Hiromi Sinya :"The Miracle Of Enzyme"
Labels: The Miracle Of Enzyme

Thanks for reading Enzim Dan Kesehatan, Mitos Dan Fakta . Please share...!

0 Komentar untuk "Enzim Dan Kesehatan, Mitos Dan Fakta "

Back To Top