SOLUSI SAKIT MAAG

Blog pengalaman sembuh sakit maag kronis | obat alami sakit maag | makanan sakit maag | cara sembuh sakit maag | pantangan sakit maag

http://solusi-sakit-maag.blogspot.com/2014/07/resensi-buku-rahasia-sembuh-sakit-maag.html

Jumlah Enzim Adalah Kunci Kesehatan

Pengantar NiniekSS :

Selama ini orang banyak mengenal bahwa kunci menjadi sehat adalah makan 4 sehat 5 sempurna, olah raga yang teratur, tidak stress dan berpikir positif. Namun menurut Dr.Hiromi Sinya, ahli usus terkemuka didunia, yang telah menangani kasus tidak kurang dari 370.000 usus manusia didunia, dari hasil riset dan penelitiannya menemukan hal yang lebih mendasar bagi kesehatan manusia, dimana kunci kesehatan manusia terletak pada banyak sedikitnya enzyme yang ada dalam tubuh manusia.

Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa Jumlah Enzyme adalah kunci Kesehatan menurut Dr.Hiromi Sinya ? Ikuti penuturannya dalam bukunya The Miraacle Oe Enzyme dibawah ini :
===================================================================

Sementara membandingkan hasil-hasil dari kuesioner saya dengan berbagai data klinis, saya menemukan adanya satu faktor yang memainkan peran inti dalam menjaga kesehatan seseorang. Faktor tersebut adalah faktor enzim.

Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, "enzim" adalah sebuah istilah umum untuk "katalis protein yang dibentuk di dalam sel-sel makhluk hidup". Singkatnya, enzim adalah sebuah unsur yang diperlukan oleh makhluk hidup agar dapat hidup.

Di dalam hewan maupun tumbuhan, di mana pun terdapat kehidupan, di sanalah Anda akan menemukan enzim. Contohnya, sebuah kuncup tumbuh dari biji tanaman karena adanya enzim yang bekerja. Enzim juga yang bekerja ketika kuncup itu tumbuh menjadi sehelai daun. Aktivitas tubuh kita juga didukung oleh banyak enzim. Pencernaan dan penyerapan, metabolisme sel-sel lama yang digantikan oleh sel-sel baru, penguraian racun dan detoksifikasi, semua adalah hasil fungsi enzim.

Dari sekitar 5.000 jenis enzim yarg bekerja dalam tubuh manusia, terdapat dua kategori luas :
1.    enzim-enzim yang dibuat di dalam tubuh dan
2.    enzim-enzim yang datang dari luar dalam bentuk makanan. Di antara enzim-enzim yang dibentuk di dalam tubuh, sekitar 3.000 jenis dibuat oleh bakteri-bakteri usus.

Satu kesamaan antara orang-orang yang memiliki karakteristik lambung dan usus yang baik adalah bahwa mereka menyantap banyak makanan segar yang mengandung banyak enzim. Hal ini tidak hanya berarti mengonsumsi enzim dari luar, tetapi juga menciptakan lingkungan usus yang kondusif bagi bakteri-bakteri usus untuk memproduksi enzim secara aktif.

Di pihak lain, kesamaan orang-orang yang memiliki karakteristik dan ciri-ciri lambung serta usus yang buruk adalah kebiasaan-kebiasaan gaya hidup yang mempercepat habisnya enzim. Kebiasaan menggunakan alkohol dan tembakau, terlalu hanyak makan, mengonsumsi makanan yang mengandung bahan tambahan makanan, lingkungan yang menyebabkan stres, dan penggunaan obat-obatan, semua menguras enzim dalam jumlah besar.

Hal lain yang mengonsumsi enzim dalam jumlah besar termasuk di antaranya menyantap makanan basi yang memproduksi racun dalam usus besar, terkena sinar ultraviolet dan gelombang elektromagnetik yang menghasilkan radikal bebas sehingga memerlukan detoksifikasi oleh enzim, dan stres secara emosi.

Yang kita pelajari dari hal ini adalah bahwa perlu dibentuk suatu gaya hidup yang meningkatkan dan bukannya menguras enzim-enzim tubuh Anda. Hal ini menjadi dasar bagi Diet dan Gaya Hidup Keajaiban Enzim.

Jika tubuh memiliki enzim yang banyak, energi untuk hidup dan sistem kekebalan pun meningkat. Hindarilah menguras enzim tubuh Anda—jagalah jumlah enzim yang cukup—dan tubuh Anda akan sehat.

Saat ini, hanya tubuh makhluk hiduplah yang dapat membentuk enzim. Walaupun kita dapat membuat makanan sintetis yang mengandung enzim, misalnya makanan fermentasi mikroorganisme seperti bakterilah yang sesungguhnya membentuk enzim-enzim tersebut. Oleh karena itu, bahkan jika dapat menciptakan suatu lingkungan tempat mikroorganisme dapat membentuk enzim, kita tidak dapat menyintesis dan membuat enzim itu sendiri.

Inilah sebabnya Diet dan Gaya Hidup Keajaiban Enzim menekankan pentingnya makanan. Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, menyantap makanan yang mengandung enzim menciptakan lingkungan usus yang menyebabkan bakteri-bakteri usus dapat memproduksi enzim. Jika setiap makhluk hidup memiliki potensi enzim yang telah ditentukan sebelumnya, menjadi lebih penting bagi kita, yang hidup dalam lingkungan masa kini yang penuh tekanan dan polusi, untuk mengonsumsi dan secara efisien menggunakan enzim yang dibuat oleh makhluk hidup lain.

Intinya : Enzim Pangkal
Walaupun saya membahas "enzim" sebagai satu kata, lebih dari 5.000 jenis enzim dibutuhkan agar manusia dapat menjalankan aktivitas hidup mereka. Banyak jenis enzim yang ada karena setiap enzim hanya memiliki satu fungsi.

Contohnya, enzim pencernaan amilase, yang terdapat dalam air liur, hanya akan bereaksi dengan zat tepung : sementara pepsin, yang terdapat dalam cairan lambung, hanya bereaksi dengan protein.
Jika Anda melihatnya dari sisi ini, sebuah pertanyaan pun muncul : berapa pun banyaknya kita menambah enzim tubuh kita dengan makanan dan bakteri usus, bagaimana kita dapat merasa yakin bahwa kita mengonsumsi jenis enzim yang "tepat", yaitu jenis yang pada saat itu dibutuhkan oleh tubuh kita?

Nyatanya, bahkan jika Anda menyantap makanan yang banyak mengandung enzim, enzim-enzim itu biasanya tidak diserap dan digunakan oleh tubuh manusia secara langsung. Beberapa enzim, seperti yang terdapat dalam lobak daikon dan ubi rambat, bekerja langsung dalam organ-organ pencernaan seperti di mulut dan lambung. Namun, itu merupakan pengecualian. Sebagian besar enzim makanan diurai melalui proses pencernaan dan diserap melalui usus sebagai peptida atau asam amino.

Anda mungkin bertanya-tanya mengapa enzim-enzim ini begitu penting jika Anda tidak dapat menyerap dan memanfaatkannya secara langsung. Akan tetapi, bukan itu inti masalahnya. Data klinis yang telah saya kumpulkan, dengan jelas menunjukkan bahwa orang-orang yang makanannya banyak mengandung enzim juga memiliki enzim tubuh dalam jumlah tinggi.

Lalu, apakah yang terjadi di dalam tubuh untuk memproduksi enzim-enzim ini? Mulai saat ini, saya akan menjelaskan teori saya, yang didasari oleh lebih dari empat puluh tahun praktik kedokteran setiap harinya dan memeriksa beratus-ratus ribu saluran pencernaan. Dengan mengamati data klinis saya, saya membentuk sebuah teori bahwa tentunya ada sebuah prototipe enzim—enzim pangkal yang sering saya sebut enzim "ajaib".

Saya mulai berpikiran bahwa mungkin ada suatu prototipe enzim karena saya perhatikan, ketika sejumlah besar enzim tertentu digunakan di suatu daerah tertentu di tubuh, sepertinya ada kekurangan enzim yang diperlukan di bagian-bagian tubuh yang lain.

Satu contoh mengenai hal ini, yang telah saya nyatakan sebelumnya, adalah ketika alkohol dalam jumlah besar dikonsumsi, sejumlah besar enzim digunakan untuk menguraikan alkohol tersebut dan mengakibatkan kekurangan enzim yang diperlukan untuk pencernaan dan penyerapan di daerah-daerah lain.

Dari hasil pengamatan ini, saya mendapat kesimpulan bahwa beberapa ribu jenis enzim itu tentunya semua berasal dari sebuah prototipe, yang dibuat terlebih dahulu, dan sebagai respons terhadap suatu kebutuhan tertentu, diubah menjadi satu enzim tertentu dan digunakan di mana pun ia dibutuhkan.

Enzim bertanggung jawab atas seluruh fungsi makhluk hidup. Gerakan jari-jari tangan, pernapasan, dan degup jantung Anda, semuanya merupakan aktivitas yang menjadi mungkin berkat kerja enzim. Namun, sistem ini akan menjadi tidak efisien jika setiap enzim yang digunakan untuk suatu aktivitas tertentu diproduksi dalam bentuk finalnya dari permulaan, tanpa memedulikan kebutuhan tubuh yang terus berubah-ubah.

Jika teori saya memang benar, pada saat suatu organ atau bagian tubuh menggunakan persediaan enzimnya secara berlebihan, tubuh akan mengalami kesulitan mempertahankan homeostasis (keseimbangan sistem tubuh), memperbaiki sel-sel, dan menjaga sistem saraf, sistem endokrin, dan sistem kekebalan tubuh karena organ tersebut menghabiskan enzim pangkal : oleh karena itu, mengakibatkan kekurangan enzim di area-area yang lain.

Alasan lain saya percaya adanya enzim pangkal adalah karena kebiasaan mengonsumsi alkohol, tembakau, atau narkoba akan mengakibatkan tubuh Anda membentuk suatu toleransi terhadap zat-zat ini.
Contohnya, jika Anda minum alkohol. Alkohol diserap dalam lambung dan usus, terkumpul di dalam hati, dan diuraikan oleh enzim-enzim khusus untuk alkohol. Ada beberapa jenis enzim dalam hati yang bekerja untuk tujuan ini. Namun, kecepatan penguraian alkohol sangat berbeda antara satu orang dengan orang yang lain.

Orang-orang yang memiliki metabolisme alkohol yang cepat, memiliki banyak enzim yang tersedia untuk menguraikan alkohol di dalam hati. Orang-orang seperti ini memiliki tingkat toleransi terhadap alkohol yang tinggi. Di pihak lain, orang-orang yang memiliki toleransi rendah terhadap alkohol, memiliki terlalu sedikit enzim yang tersedia untuk menguraikan alkohol.

Namun, bahkan orang-orang yang pada awalnya memiliki toleransi rendah terhadap alkohol dapat meningkatkan toleran itu dan pada akhirnya mampu minum banyak. Ketika hati mengenali bahwa enzim dalam jumlah besar diperlukan, tubuh menyesuaikan diri dan memusatkan enzim-enzimnya untuk metabolisme alkohol.

Dengan cara ini, jumlah enzim yang terdapat pada area tertentu di tubuh berubah jika dibutuhkan. Dan apakah yang menyebabkan hal ini menjadi mungkin? Keberadaan enzim pangkal, yang dapat menjadi jenis enzim apa pun. Saat makanan yang mengandung enzim dikonsumsi, enzim pangkal disimpan dalam tubuh, siap untuk digunakan kapan pun dibutuhkan.

Saat ini, keberadaan enzim pangkal masih merupakan sebuah teori, tetapi saya memilikl bukti-bukti yang mendukung dari data klinis yang telah saya kumpulkan.

Disalin Oleh : NiniekSS
Dari Buku Dr.Hiromi Sinya :"The Miracle Of Enzyme" 

Catatan Penting :

AJAKAN SEMBUH !

Anda ingin segera sembuh permanen seperti saya ? Yang lebih dari 15 tahun terkapar merasakan penderitaan sakit maag dengan berbagai keluhan silih berganti bertubi-tubi, namun sekarang Alhamdulillah sudah sehat kembali dan bebas makan apa saja ?


Pelajari kiat-kiatnya dalam Buku Panduan Rahasia Sembuh Sakit Maag Kronis tersebut. Anda akan tahu dimanakah letak kesalahan Anda hingga tak sembuh-sembuh. PESAN SEGERA SEKARANG DISINI ! Agar tak kehabisan karena persediaan sangat terbatas.


Buku yang sangat sederhana ini bukan sekedar membeberkan segala terori. Namun semua yang tertuang didalamnya adalah hasil praktek kesembuhan saya. Dan Alhamdulillah telah banyak yang telah sembuh setelah membacanya. Yuk sembuh seperti saya…
Labels: The Miracle Of Enzyme

Thanks for reading Jumlah Enzim Adalah Kunci Kesehatan. Please share...!

0 Komentar untuk "Jumlah Enzim Adalah Kunci Kesehatan"

Back To Top