SOLUSI SAKIT MAAG

Blog pengalaman sembuh sakit maag kronis | obat alami sakit maag | makanan sakit maag | cara sembuh sakit maag | pantangan sakit maag

http://solusi-sakit-maag.blogspot.com/2014/07/resensi-buku-rahasia-sembuh-sakit-maag.html

MENGAPA ORANG MUSTI SAKIT ?

MENGAPA ORANG MUSTI SAKIT

 

Bismillahirrahmanirrahiim...

Sakit Tetap perlu

Loh kata siapa sakit kok perlu ? Ya kata Bu NiniekSS to, wong saya belum pernah membaca dari manapun atau mengetahui dari siapapun bahwa Sakit Adalah Perlu ! Ini adalah buah pemikiran sendiri yang saya hasilkan setelah selama 18 tahun didera sakit yang Allah Hu Akbar penderitaannya sudah tak bisa dibilang !

Mungkin tanpa mengalami sakit yang panjang ini, saya tak bakal mempunyai banyak tambahan ilmu hidup yang insya Allah sangat berguna baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Paling tidak bagi kalian semua Pembaca Blog ini yang budiman.

Dengan sakit ini banyak sekali ilmu yang saya peroleh, antara lain :

Yang pertama mengenal diri kita sebagai orang yang tak berdaya.


Ketika kita sehat, bisa melakukan apa saja dari setiap apapun yang kita inginkan. Sehingga kita bisa saja menjadi sombong dan angkuh, karena segala ambisi bisa tercapai dengan mudah. Harta, kedudukan, jabatan, kehidupan yang sangat mapan, semua bisa diraih.

Ketika kita sakit ? Apalagi tak sembuh-sembuh ? Bangun dari tempat tidur saja perlu bantuan orang lain. Mungkin isteri, mungkin anak, atau siapapun yang ada dirumah ? Tak berdaya. Apalagi untuk marah-marah dengan suara keras seperti hari-hari biasa ? Dikantor maupun dirumah ? Untuk mengucapkan sesuatu saja mulut lunglai. Lemas tak punya daya. Untuk bersuara keraspun perut bertambah sakit rasanya. Saat ini kita menjadi sadar, betapa lemahnya manusia. Semua keangkuhan yang menempel pada diri tiba-tiba lenyap, berganti dengan malu diri yang entah dari mana munculnya ?
Kepada anak buah kantor yang datang membesuk, mulut untuk menyapa saja tak mampu. Apalagi untuk membentak bentak seperti biasanya dikantor. Malu rasanya. Malu !

Dengan Sakit Bisa Menghargai Betapa Bisa Menelan Makanan Dengan Enak, Dan Lambungpun Mampu Menerimanya, Adalah Nikmat.

Boro-boro makan makanan enak. Makanan salah saja lambung berontak ! Hari-hari biasa, mulut rasanya tak pernah puas melahap apa saja yang terhidang dihadapan. Kini ? Hanya bubur dan tahu putih yang mampu diterima lambung ? Lainnya ? Seolah perut enggan kemasukan segala makanan yang tak cocok baginya. Lalu, hati menyadarkannya :”Betapa rakusnya aku dimasa lalu ! Segala kulahap tanpa mengingat apapun !”

Saat terbaring ini, tanpa disadari air mata meleleh. Saat ini, segala perilaku jeleknya, baik kepada isteri maupun kepada anak-anaknya terpampang jelas dihadapannya. Bagaimana kesabaran isteri didalam melayani dirinya serta merawat serta mendidik anak-anaknya, tak pernah nampak dimasa lalu. Sekarang semuanya nyata terpampang dihadapan matanya. Ketika ia marah isterinya selalu diam. Demikian juga anak-anak tak pernah protes. Air mata meleleh tanpa disadarinya.

Ingin dirinya meminta maaf baik kepada isteri, anak-anak maupun kepada seluruh staff dikantor yang tiap hari dimaki-makinya. Tapi mulut ini tercekat rasanya. Hanya air mata yang meleleh setiap mengingat semua kesalahan serta dosa-dosanya. Ia memohon ampun kepada Allah SWT. Dulu ketika sehat ia tak pernah sekalipun bisa menangis baik dikala susah maupun senang. Namun dikala sakit ini betapa segala kelakuannya yang buruk mampu membuncahkan airmatanya yang selama ini terpendam. Alloh Hu Akbar !

Sakit Sebagai Jalan Menghapus Dosa


Semoga dengan sakit ini, Allah berkenan mengampuni segala dosa-dosanya. Ia malu kepada Allah. Kepada isteri dan anak-anak. Kepada staff dikantor. Yang selalu ia sakiti hatinya setiap hari tanpa disadarinya. Sikap sombong dan angkuh yang selama ini melekat erat didalam dirinya tentu menyakiti hati para tetangga tidak mampu yang berada didalam lingkungannya. Astaghfirullahaladziim. Betapa ia bersyukur dengan pemberian sakit ini, sehingga ia mampu melihat dosa-dosanya yang selama ini melekat pada dirinya. Dan memohon ampunan yang sungguh-sungguh kepada Allah SWT. Alhamdulillah.

Sakit Salah Satu Cara Allah Memanggil Manusia


Allah Maha Kasih Sayang. Allah selalu ingin agar manusia selalu berada dijalanNya. Namun syaiton tak kunjung tinggal diam. Ia akan selalu menggoda manusia untuk jatuh kedalam dosa, sehingga manusia menjadi semakin jauh dari Allah SWT. Untuk itulah, karena kasih sayangNya Allah kepada manusia, dibuatnya manusia sakit, agar kembali kepadaNya.

Ceritanya gimana ? Dengan sakit, apalagi yang tak segera sembuh menjadi tak berdaya. Segala hartanya tak mampu meringankan sakitnya. Apalagi jika hartanya sudah habis untuk berobat, tapi tak kunjung sembuh juga. Maka, mau tak mau, ia menjadi pasrah. Kepada siapa lagi kalau bukan kepada Allah Sang pencipta kehidupan ? Tempat dimana manusia akhirnya hanya bergantung harap kepadaNya atas segala kesulitan dan keluh kesahnya ?

Sebab jika curhat kepada sesama, belum tentu mendapat solusi, bisa-bisa malah masalah kita menjadi kemana-mana, sehingga menambah kegelisahan dan beban hidup kita. Jadi curhat terbaik hanyalah kepada Allah SWT yang jelas PASTI akan mendapat solusinya, dan segala aib kita akan tersimpan rapi sepanjang masa. Tetapi ada syaratnya : SABAR. Karena Allah menyenangi orang yang sabar.

Sakit Agar Kita Mengenal Betapa Berharganya Sehat

Ketika kita sehat. Jarang kita bersyukur menghargai karunia sehat yang telah Allah berikan kepada kita. Dan jarang kita menikmati karunia sehat tersebut. Menurut orang pada umumnya, sehat adalah hal yang biasa. Akan tetapi...renungkanlah jika kita sakit. Apa yang kita rasakan ? Tentu segala macam rasa tak nyaman dalam tubuh kita. Rasa tak nyaman juga karena kita tak bisa beraktifitas dengan leluasa. Mau ini tak bisa. Mau itu tak bisa. Sehingga semua kegiatan hidup jadi terbengkelai.

Anggaran yang dikeluarkanpun jadi membengkak tanpa kita perkirakan. Yang tak punya hutang bisa jadi terus punya hutang demi untuk berobat. Yang sebelumnya banyak hutang, karena sakit lalu jadi semakin menggunung hutangnya.

Banyak masalah yang ditimbulkan kemudian ketika kita jatuh sakit. Ya kalau sakitnya sehari dua hari, dengan minum jamu dan dikerok lalu sembuh ? Lha kalau GERD atau asam lambung ? Tak mungkinlah bisa sembuh dalam sehari dua hari. Karena maag atau GERD berurusan dengan luka lambung, yang teramat sulit diobati. Untuk kesembuhannya harus SUPER SABAR menjalaninya. Jika tidak sabar dalam berobat, maka akan lebih lama sembuhnya.

Sakit Mampu Membuang Semua Karakter Buruk Kita... 

Jika kita mau merenung ketika sedang sakit, banyak sekali hikmah yang bisa kita petik. Terutama, kita akan menjadi sadar atas segala perilaku kita yang tidak baik. Kita menjadi manusia yang menyadari kelemahan dan kekurangan diri. Kita menyadari bahwa betapa perlunya bekerjasama dengan orang lain. Dan yang seharusnya membuat kita sangat bersyukur adalah, kita menjadi lebih mendekat kepada Allah SWT. Ibadah lebih rajin, dan pribadi kita menuju pribadi yang akhlakul karimah. Aamiin.

Semoga kita menjadi insan yang pandai bersyukur dan merindukan Allah SWT. dalam setiap waktu. Aamiin Ya Rabb.

Demikian “Mengapa Orang Musti Sakit” ? Semoga artikel ini bermanfaat. Semoga kita masih bisa berjumpa lagi dalam tulisan mendatang. Dan semoga kalian semuanya akan lebih sehat dan berbahagia beserta keluarga tercinta. Aamiin Ya Rabbal’alamiin. Alhamdulillahirabil'alamiin...

Purworejo, 5 Oktober 2019

Salam Sehat dan Sejahtera Selalu,
NiniekSS.



Labels: BERSYUKUR, CARA SEHAT, CARA SEMBUH MAAG, HIKMAH SAKIT

Thanks for reading MENGAPA ORANG MUSTI SAKIT ?. Please share...!

0 Komentar untuk "MENGAPA ORANG MUSTI SAKIT ?"

Back To Top