SOLUSI SAKIT MAAG

Blog pengalaman sembuh sakit maag kronis | obat alami sakit maag | makanan sakit maag | cara sembuh sakit maag | pantangan sakit maag

http://solusi-sakit-maag.blogspot.com/2014/07/resensi-buku-rahasia-sembuh-sakit-maag.html

Marilah Merenungi Sakit Kita


MARILAH MERENUNGI SAKIT KITA 

Oleh : NiniekSS
 
Bismillahirrahmanirrahiim… 

Puji dan syukur yang sesuci-sucinya hanya bagi Allah SWT. Pemilik Seluruh Hukum. Shalawat yang setinggi-tingginya dan salam yang penuh kerinduan semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Agung Muhammad Rasulullah SAW, bagi keluarga dan sahabatnya yang mulia serta para pengikut Beliau yang setia sampai akhir jaman. Aamiin. Dan juga tak lupa Salam Sejahtera Bagi Seluruh Alam. 

Pembaca Blog Yang Saya kasihi, dimanapun kalian berada… 


Bagaimana kabar kalian pagi ini ? Insha Allah saya akan terus mengingat untuk mendoakan kalian. Intinya agar Allah segera memberikan kesembuhan kepada sakit kalian. Apakah saya mendikte Allah ? Karena Allah mengijinkan kalian sakit tentu dengan rencanaNya yang Maha Sempurna !!! Maha baik untuk kalian ? Apakah kalian tahu sahabat ?

Ini nih ada pesan bagi para suami :


Kalian yang dulu tak pernah menghargai isteri, tak pernah menyayangi isteri, selalu meremehkan, dalam hati selalu terbersit :”Halah…perempuan, makhluk yang lemah, mudah dikibulin, tenang aja”. Padahal isteri kalian adalah wanita yang sesungguhnya solekhah. Semua apa yang dia lakukan untuk kalian adalah semata karena cinta dan takutnya kepada Allah. Meskipun dia kalian sakiti hatinya setiap saat. Setiap hari mendengar makian yang tak senonoh, mendengar tuduhan-tuduhan yang tak beralasan. Menerima perlakuan yang tak layak dari kalian suaminya. Isteri kalian selalu sabar

Tak pernah membalas sekalipun kepada kalian. Baik dengan sikap dan kata-kata. Bahkan tak pernah terlintas sedikitpun pemikiran untuk membalas sikap kalian yang bengis kepada isteri kalian. Sebab isteri kalian sangat takutnya kepada Allah dan hanya mengharap Rahmat serta Ridho dari sisiNya.
Sadarlah, bahwa isteri-isteri yang sabar, yang selalu sabar diperlakukan apapun oleh kalian laki-laki yang tak tahu diri, adalah wanita yang disayangi oleh Allah, apalagi jika ia berkondisi teraniaya oleh tabiat kalian yang sewenang-wenang, doa isteri kalian adalah mustajabah

Hati-hati ya ? Pikir kalian, diperlakukan apapun juga isteri kalian diam saja, tak berani membantah karena itu memang dosa. Kalian sakiti, kalian curangi, kalian kibuli, kalian perlakukan sewenang-wenang. Ia tidak pernah kalian beritahu berapa sesungguhnya gaji atau penghasilan kalian. Kalian hanya memberikannya sebatas hanya untuk makan sehari-hari saja. Tetapi semua kebutuhan kalian bebankan kepada isteri. 

Biaya anak-anak sekolah, bayar listrik, PAM, telephone, sumbangan-sumbangan, dan semua kebutuhan hidup kalian tak mau tahu. Giliran isteri banyak hutang kalian marah-marah, ngomel dan segala sumpah serapah keluar untuk isteri kalian. Kalian tidak introspeksi, bahwa kesalahan utama adalah pada diri kalian sebagai suami, yang tak pernah berterus terang akan gaji atau penghasilan kalian. Meskipun penghasilan kalian berlebih, hanya memberikan kurang dari cukup untuk isteri kalian, sementara lebihnya dari penghasilan kalian, kalian habiskan untuk kesenangan kalian sendiri. Mencari prestise ! Mencari pujian dari kawan-kawan kalian dengan suka mentraktir kesana kemari, sementara isteri kalian menangis kepada Allah dengan keuangan yang tak pernah cukup ! meskipun penghasilan suami besar…

Kalian tak pernah peduli  bagaimana isteri kalian yang sabar itu putar otak untuk berusaha mencukupkan uang yang kalian beri agar tak tekor !!! sementara kalian diluar tertawa-tawa bergembira, mentraktir makan-makan, main cewek, membuang uang dengan mudhlarat dan mubadhir ! Jika isteri kalian meminta tambahan uang untuk kepentingan anak sekolah, jawaban kalian selalu sama :”Papa nih sudah tak pegang uang ! ya dicukupkanlah uang yang ada, kan sudah papa kasih semua sama mama ?” dengan nada uring-uringan yang tak jelas !

Nah jika sekarang kalian sedang terbaring sakit dan tak sembuh-sembuh..ingat-ingatlah ? Barangkali saja ada dosa kalian yang terlewatkan kalian ingat, terlewatkan kalian sesali, dan terlewatkan kalian mohonkan ampun kepada Allah SWT. Sang Maha Pengampun. 

Tak perlu khawatir. Demikian kasih sayangNya Allah kepada manusia sehingga ampunanNya melebihi besar serta hitamnya dosa manusia di seluruh alam semesta ini. Buru-burulah bertaubat, pumpung pintunya masih terbuka lebar, jika nyawa sudah di tenggorokan, maka kalian sudah terlambat.

Jika kalian sudah mengenali dosa-dosa kalian, sudah memohon ampunan kepada Allah dengan sepenuh penyesalan yang paling dalam, dan kalian tak akan mengulanginya lagi, insha Allah penyucian diri kalian sudah selesai, dan insha Allah kalian akan segera sembuh, bahkan mungkin tanpa obat sekalipun.

Karena ampunan Allah adalah cahaya yang Maha Dahsyat, yang akan mampu menyapu segala penderitaan kita apapun itu ! Baik penyakit hati maupun penyakit fisik. Baik penderitaan lahir maupun penderitaan batin. Semuanya AKAN SIRNA jika cahaya ampunan Allah sudah tiba. Jadi janganlah sekali-kali suudzon atau berburuk sangka kepada Allah, jika kita sedang diuji dengan kesulitan atau penderitaan. Sebenarnya Allah sedang mengasihi kita, agar kita merenung ! 

Merenungi akan diri kita. Kita ini berasal darimana, oleh siapa diciptakan, untuk apa kita diciptakan, dan kemana kelak kita kembali ?

Apakah Allah menciptakan kita ini tanpa kehendak dan perencanaan ? Apakah Allah itu menciptakan kita asal jadi ? biar isi dunia ini rame ? Tentu dengan kehendak agar kita mengenalNya, mengenal kehendakNya, mentaatiNya, berkehidupan damai dan bahagia didunia, dan bahagia di akherat, kembali sebagai jiwa yang tenang disisiNya.

Menurut saya benar apa kata para ahli sufi, tak akan mengenal Allah jika tak mengenal diri terlebih dahulu. Oleh karena itu kita memang harus faham benar : Kita ini berasal darimana, oleh siapa diciptakan, untuk apa kita diciptakan, dan kemana kelak kita kembali ? 

Jika kita mencari dengan sungguh-sungguh, suatu saat kelak pasti akan ketemu. Jika kita mengetuk pintu suatu saat akan dibukakan oleh pemilik rumah. Apalagi mencari Allah dan mengetuk pintu kasih sayangNya. OOuuw…tentu akan dibukakan dan disambutnya dengan penuh kehangatan. Subhanallah....

Yuk sembuh dengan perenungan. Tak perlu mahal-mahal beli morinda, sehingga tak perlu juga punya kekhawatiran mentransfer uang kepada bu Niniek untuk pesan morinda, eh jangan-jangan ini sekedar MODUS ya ? he he…naudzubillahimindzaliik…Ojo ngantilah…uang tak seberapa bisa jadi malapetaka !

Sahabat-sahabatku sakit maag dan GERD diseluruh Nusantara…


Kalau tadi perenungan buat bapak-bapak, sekarang perenungan untuk ibu-ibu yaa…Untuk kita kaum wanita semua. Tentu ini hanya sekedar contoh..Saya yakin bahwa kita semua adalah isteri yang baik dan berusaha untuk menjadi wanita yang sholekhah. Iya kan ?

Wahai kita-kita wanita yang belum mendapat hidayah, yang sekarang lagi menghamba kepada nafsunya ! Sekarang kalian sedang sakit entah itu maag kronis atau GERD yang cukup parah, dan belum sembuh-sembuh ?

Coba inget-inget. Barangkali saja diri kita seperti ini. Jarang bahkan lalai untuk bersyukur. Mentang-mentang penghasilan kita lebih besar dari suami kita, sehingga kita berbuat seenak perut kita sendiri. Tidak setia kepada suami, tidak berbakti kepada suami, main suruh, bahkan seringkali pula membentak-bentaknya.

Lebih-lebih jika kita yang bekerja dan suami kita menganggur dirumah. Persis kita memperlakukan beliau seperti pembantu saja. Seluruh pekerjaan rumah dibebankan kepadanya. Beli-beli juga urusan suami.

Lalu kepada semua orang kita cerita tentang penyesalan kita menikah dengan suami kita, yang tak mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga kita, sehingga kita yang musti banting tulang bekerja, berangkat pagi pulang petang. Jika memang seperti ini keadaan kita, astaghfirullahaladziim…

Mudah-mudahan dengan sakit yang Allah izinkan untuk kita ini, menjadi perenungan yang dalam. Ternyata…dalam kondisi seperti ini, dimana kita tak bisa ngapa-ngapain, hanya suami seoranglah yang paling mengerti, paling menyayangi serta paling memperhatikan diri kita dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.

Meskipun ketika kita sehat sewenang-wenang kepadanya. Sering kitamungkin mengomelinya, sering kita menyuruh nyuruh seperti pembantu saja. Dan banyak hal yang tak pantas kita lakukan kepada suami kita.

Namun, ketika kita sakit maag dan tak sembuh-sembuh lalu bahkan berkembang menjadi GERD yang juga kian parah, ketika kita tak bisa ngapa-ngapain bisanya hanya terbaring ditempat tidur, suami kitalah satu-satunya orang yang mau merawat kita dengan sabar, dengan tulus, capai mengurus sakit kita siang malam tak pernah dirasakannya !!!

Sekaranglah saatnya kita untuk merenungi kekhilafan kita, mengupas dosa-dosa yang belum kita sadari, dan seyogyanyalah kita meminta maaf sepenuh ketulusan. Jangan takut takut tak akan dimaafkan. Jika kita meminta maaf dengan jujur dan tulus, insha Allah suami tentu akan luluh hatinya dan memaafkan kita, meskipun perilaku kita selama ini kepada suami sangat tidak pantas. Sangat menyakitkan dan membuatnya sering bersedih.

Jika suami kita belum juga memberi maaf, berdoalah kepada Allah, memohon ampunlah kepada Allah terlebih dahulu bahwa kita telah tidak mentaati Allah. kita telah sia-sia dan tidak hormat kepada suami kita, kita telah banyak melanggar perintahNya. Insha Allah jika semua ini kita lakukan, Allah akan mengampuni kita dan memberikan berkah kesembuhan kepada kita.

Bayangkan saja, jika setiap saat, sekarang ini kita banyak merepoti suami. Dia yang memandikan kita, karena kita tak bisa mandi sendiri.. Dia yang menyediakan makanan dan minuman untuk kita, karena kita tak kuat untuk berjalan menyiapkannya. Apalagi karena dirumah tak ada orang lain. Dia yang menyuapi kita ketika kita butuh makan atau minum. Bahkan dia yang membantu kita untuk buang air besar dan air kecil baik di kamar mandi atau ditempat tidur !

Betapa kita harus besar rasa syukur kita kepada Allah SWT. Meskipun kita masih didera oleh rasa sakit, namun kita masih ada suami yang penuh kasih saying dan full perhatiannya kepada kita. Tergopoh-gopoh mencari solusinya jika kita mengeluh kesakitan. Subhanallah. 

Kita akan durhaka jika mempunyai suami seperti ini, yang telah merawat kita sebegitunya, namun jika ada kekurangannya sedikit saja kita masih memarahinya, masih komplain.

Pegang dan cium tangan suami kita untuk meminta maaf, tetesan air mata penyesalan kita insha Allah akan meruntuhkan dosa-dosa kita kepada suami kita sebesar apapun. Dan saat seperti inilah yang Allah harapkan dari kita kepada suami kalian. Sehingga dengan RidhoNya, Allah akan menurunkan segala keberkahan kepada semua hajat-hajat kita.

Hajat kesembuhan, hajat kebahagiaan, dan hajat rejeki lancar, akan Allah cucurkan dengan derasnya bagaikan hujan yang tumpah dari langit, kepada kita. Tidak percaya ? Saya bisa cerita karena apa yang saya tulis selalu berkisar kepada pengalaman saya sendiri. Oke ?

Banyak teman yang mengatakan sholat lima waktu sudah, bahkan dengan segenap sunnah-sunnah sholatnya, puasa Romadhon sudah rutin full dilaksanakan. Dhuha sudah, tahajjud sudah, baca Al Qur’an sudah. Tapi mengapa ya hidup kok masih dirundung kesulitan, masih banyak hutang dan lain sebagainya ?

Nah lu ! Ternyata usut punya usut. Kita masih sering TAK TAHU DIRI KEPADA ALLAH SWT... Lalai bersyukur, lalai memohon ampunan, lalai berendah diri dihadapan Allah SWT... Disangkanya semua kelancaran beribadah adalah karena kemampuan kita, dan tak ada campur tangan Allah didalamnya.

Percaya tidak ? Kita bisa jalanin satu kali sholat, adalah karunia yang tak terperi ! Karena pernah, dalam suatu hari, saya benar-benar tak bisa menjalani sholat, karena dalam sepanjang waktu kentuuuut terus. Wudhlu lagi kentuut lagi, wudhlu lagi kentut lagi. Dan entah sudah berapa puluh kali saya berwudhlu ? Karena batal terus dan batal terus. Sehingga saya menangis seperti anak kecil kehilangan mainannya, dihadapan Allah SWT. Karena tak bisa melaksanakan sholat ! bukan karena lalai waktunya atau uzur ! Namun benar-benar karena saya tak diizinkanNya untuk sholat pada waktu itu.

Sehingga doa saya waktu itu seperti ini : Ya Kekasih yang penuh Rahmat dan Karunia. Yang senantiasa mendengarkan doa dan mengabulkannya. Dengarkanlah doaku. Ampunilah dosaku yang menyebabkan Engkau menolak kedatangan hamba bersimpuh di HaribaanMu…mengapa Engkau tolak cintaKu, sedangkan dari waktu kewaktu selalu kurindukan perjumpaan ini, perjumpaan yang sangat indah karena KaruniaMu…Hilang segala kebahagiaan karena penolakanMu ini Ya Rabb. Ambillah seluruh milikku yang menyebabkan MurkaMu ini Ya Rabb. Milik yang hakekatnya adalah bukan milikku akan tetapi pinjaman dariMu. Ya Kekasih Yang Maha Dahsyat dan Maha Luas kekuasaanMu. Ampunilah aku yang selalu tak tahu diri dalam menghamba kepadaMu. Kebodohanku dan kesombonganku, serta segala keburukan serta kejahatan hatiku, yang menghalangi RidhoMu, musnahkanlah dari diriku Ya Rabb, agar aku bisa mendapat kesempatan lagi berjumpa denganMu dalam tiap-tiap waktu. Walau sekedar dalam rasa yang masih banyak terhijab oleh tirai dosaku.Aamiin.

Itulah ! Jangan anggap remeh jika kita diberi kesempatan bisa menjalankan sholat dengan sempurna. Dari takbiratul ikhram hingga salam tanpa halangan. Ini adalah karunia yang melebihi dunia seisinya ! Namun kita seringkali lalai akan nikmat-nikmat Allah yang telah diberikanNya kepada kita. Seringkali kita menganggap, bahwa yang kita rasakan sebagai nikmat hanyalah jika kita banyak uang dan bisa membeli apa saja yang kita inginkan. Padahal itu adalah nafsu yang menipu, dan akan menjerumuskan kita kepada kehidupan yang jauh dari barokah.

Hidup bukanlah untuk menjadi kaya atau menjadi sukses. Namun hidup adalah untuk mencintai serta taat kepada Allah SWT. serta Rasulullah SAW. yang teramat dicintaiNya karena diciptakanNya dari NurNya sendiri yang kemudian diberiNya nama Nur Muhammad, bahan pembuat apapun yang ada dalam alam semesta ini, termasuk diri kita manusia.

Apalagi kaum perempuan yang dalam tubuhnya telah dititipkan Asma dari SifatNya “Ya Rahim” yang menjadi tempat bersemayamnya janin dari anak yang kita cintai sebelum kelahirannya, sadarlah, bahwa kita adalah makhluk yang dipercaya oleh Allah, dengan mempunyai RAHIM ( Asma dari sifat Ya RahimNya Allah ), bersyukurlah, jagalah dengan sepenuh hati dan sepenuh kesadaran ! 

Bahwa setiap perempuan seharusnya menjaga kesuciannya dengan sungguh-sungguh dengan seluruh jiwa raganya. Karena dalam dirinya berdiam Asma Allah, “RAHIM”. Menjaga kesucian tubuhnya dengan senantiasa bertwudhlu, menjaga kesucian hatinya dengan istighfar dan bersyukur dengan bertasbih siang maupun malam. Seharusnya !

Demikian dulu sahabat, tentang : MARILAH MERENUNGI SAKIT KITA, semoga ada manfaatnya bagi kita sekalian. Semoga bagi kalian yang masih sakit dan belum sembuh-sembuh juga, kudoakan agar Allah Yang Penuh Kasih Sayang memberikan kepada kalian kesabaran dan kekuatan dalam menjalani sakit kalian. 
 
Terima kasih atas kunjungan di blog ini. Semoga kebaikan Anda mendapat balasan keberkahan yang Luas dari Allah SWT. Aamiin Yaa Robbal'Alamiin.


Semoga cepat sembuh yaa ? Aamiin.

Alhamdulillahirabbil’alamiin.
 
 
Purworejo, Edisi Revisi, 20 Februari 2023

Salam Penulis
Niniek SS
Labels: Tips

Thanks for reading Marilah Merenungi Sakit Kita. Please share...!

0 Komentar untuk "Marilah Merenungi Sakit Kita"

Back To Top